Sunday, 16 April 2023

Telur Bumbu Kecap

 


Setelah bercerita tentang semua pendamping sang ketupat, mulai dari opor ayam sang pendamping yang berkuah, juga sambel goreng hati sapi sebagai pendamping yang memiliki citarasa pedas. Lantas bagaimana untuk anggota keluarga yang masih kecil atau yang tidak menyukai rasa pedas? Tenang saja, semua sudah dipersiapkan oleh nenek dengan mewujudkan pendamping ketupat dengan citarasa manis yaitu telur bumbu kecap.

Bahan utama yang digunakan adalah telur ayam. Sedangkan ada bahan lain yang tidak kalah pentingnya yaitu kulit bawang merah dan kulit bawang putih. Hal ini yang akan menjadikan telur berwarna lebih coklat. Jadi beberapa hari sebelum memasak telur bumbu kecap, nenek sudah menyiapkan kulit bawang merah dan kulit bawang putih.

Berikut saya akan membagikan resep telur bumbu kecap.

Bahan – bahan :

  • 10 butir telur ayam
  • 1 genggam kulit bawang merah
  • 1 genggam kulit bawang putih
  • 3 liter air

 

Bumbu yang dihaluskan :

  • 35 gram bawang putih
  • 2 gram jahe
  • 15 gram garam
  • ½ sendok teh merica bubuk

 

Bahan cemplung :

  • 175 gram gula merah
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1,2 liter air
  • 1 buah tomat

 

Cara membuatnya :

  1. Rebus air dan ditambah kulit bawang merah dan kulit bawang putih hingga mendidih
  2. Masukkan telur ayam ke dalamnya, lanjutkan merebus hingga telur matang sempurna
  3. Biarkan telur menjadi dingin kemudian kupas
  4. Haluskan bumbu yang harus dihaluskan. Bisa menggunakan cobek dan ulekkan atau blender atau chopper (sesuaikan dengan kondisi di rumah masing – masing)
  5. Panaskan 2 sendok makan minyak goreng
  6. Tumis bumbu halus hingga harum
  7. Tambahkan air, gula jawa dan kecap manis. Biarkan hingga mendidih
  8. Masukkan telur rebus yang sudah dikupas. Biarkan hingga air menyusut (menjadi asat)
  9. Tambahkan irisan tomat, dan biarkan asat.
  10. Telur bumbu kecap siap disajikan

 

Nah, ketupat dan para pendampingnya telah saya posting semuanya. Jadi bisa dibayangkan bagaimana menu lebaran komplit di rumah nenek. Piring kosong diisi dengan ketupat yang sudah diiris. Kemudian diguyur dengan kuah opor dan tak lupa satu buah sayap atau paha ayam. Kemudian ditambahkan dengan sambel goreng hati sapi yang dilengkapi dengan daging giling bola – bola, krecek, kapri dan telur puyuh. Terakhir adalah adanya satu butir telur dengan bumbu kecap. Sungguh menu yang terasa mewah dan istimewa di hari kemenangan. Yang membuat saya bisa tersenyum bahagia adalah saat ini sejak pandemi covid saya bisa menghadirkan menu istimewa tersebut di rumah sendiri.

Sambel Goreng Hati Sapi

 


Kembali bercerita tentang para pendamping ketupat. Kali ini saya akan bercerita tentang sambel goreng hati sapi sebagai satu – satunya pendamping ketupat yang mempunyai cita rasa pedas. Sebetulnya sambel goreng hati sapi ini isinya tidak hanya hati sapi saja. Tapi ada juga daging sapi giling yang berbentuk bola dan juga krecek dan kapri.

Nah, salah satu tugas saya sejak kecil yang tidak berubah hingga sekarang adalah belanja hati sapi dan daging giling di salah satu supermarket yang letaknya tidak jauh dari rumah mama. Kemudian setelah mama membumbui, maka tugas saya selanjutnya adalah membentuk adonan daging giling menjadi bentuk bola. Tak lupa saya juga harus mengiris hati sapi yang sudah direbus untuk kemudian diolah menjadi sambel goreng hati sapi.

Berikut ini resep lengkap sambel goreng hati sapi :

Bahan – bahannya :

  • ½ kg hati sapi
  • 2 llter air
  • 1 sendok makan garam

 

Bumbu untuk daging giling :

  • 200 gram daging sapi giling
  • 3 siung bawang merah
  • 1 sendok teh kaldu bubuk
  • ¼ sendok makan garam
  • 1 sendok makan telur yang dikocok lepas

 

Bumbu yang dihaluskan :

  • 40 gram bawang putih
  • 55 gram bawang merah
  • 9 buah cabai keriting merah
  • 4 buah cabai rawit merah
  • 8 gram kencur
  • 100 mililiter air
  •  

Bahan lainnya :

  • 7 gram garam
  • 50 gram gula pasir
  • 2 bungkus santan instan

 

Bahan pelengkap :

  • Satu genggam kapri
  • 5 buah petai
  • 100 gram krecek (kerupuk kulit sapi)
  • 10 butir telur puyuh rebus

 

Cara membuat daging giling bola – bola :

  1. Campur semua bahan daging giling, lalu aduk rata
  2. Bentuk menjadi bola sebesar kelereng
  3. Didihkan 2 liter air, lalu masukkan daging giling bola
  4. Rebus hingga mengapung kemudian angkat dan sisihkan.

 

Cara membuat hati sapi :

  1. Rebus 2 liter air hingga mendidih lalu masukkan hati sapi dan 1 sendok makan garam.
  2. Rebus selama 1,5 jam.
  3. Lalu potong – potong hati sapi yang sudah matang menjadi seperti dadu kemudian sisihkan

 

Cara membuat sambel goreng hati sapi :

  1. Haluskan bumbu yang harus dihaluskan.
  2. Panaskan 3 sendok makan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus hingga harum
  3. Masukkan hati sapi dan daging giling rebus
  4. Tambahkan 1,5 liter air bekas rebusan hati sapi maupun bekas rebusan daging giling
  5. Masukkan 2 bungkus santan instan, lalu aduk hingga mendidih
  6. Masukkan krecek (kerupuk kulit sapi), biarkan empuk dan air menyusut (asat)
  7. Masukkan kapri, petai, dan telur puyuh kemudian aduk rata dan matikan api.
  8. Tambahkan gula pasir dan garam kemudian aduk rata.
  9. Sambel Goreng Hati Sapi siap dihidangkan

Opor Ayam Kampung

 


Di postingan sebelumnya telah muncul si makanan utama yaitu ketupat, maka di postingan kali ini dan seterusnya saya akan menuliskan para pendamping dari ketupat salah satunya yaitu opor ayam. Opor ayam yang disajikan keluarga besar saya adalah opor yang berwarna putih dan ayam yang digunakan adalah ayam kampung.

Biasanya nenek dan mamah menggunakan bagian paha dan sayap saja untuk masak opor yang dimakan sendiri. Tapi untuk opor yang dijadikan hampers, ayam yang digunakan adalah bagian dada yang banyak dagingnya.

Opor ayam ini menjadi “sang sayur” alias satu – satunya pendamping ketupat yang berkuah. Dan sesuai request dari para anggota keluarga, kami terbiasa dengan kuah opor yang banjir di piring. Seger banget makan potongan ketupat di atas piring dengan didampingi paha ayam atau sayap ayam yang bagaikan mandi di kuahnya. Si ketupat akan gampang terbawa masuk ke perut.

Nah, ini dia resep yang bisa saya bagikan. Opor Ayam Kampung Kuah Banjir

Bahan – Bahannya :

  • 1 ekor ayam kampung
  • 4 liter air
  • 5 siung bawang putih
  • 2 sendok makan garam
  • 1 sendok teh ketumbar bubur

 

Bumbu yang dihaluskan :

  • 60 gram bawang putih
  • 90 gram bawang merah
  • 35 gram kemiri
  • 3 gram ketumbar halus
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 150 ml air

 

Bumbu Cemplung :

  • 13 gram lengkuas
  • 3 lembar daun salam
  • 4 bungkus santan instan
  • 31 gram garam
  • 28 gram sereh
  • 6 lembar daun jeruk
  • 2 ruas jahe
  • 200 gram gula pasir

 

Bahan taburan :

Bawang merah goreng secukupnya

 

Cara membuat :

  1. Ayam dicuci bersih kemudian dipotong sesuai selera.
  2. Rebus ayam yang sudah dipotong dan ditambah dengan bumbu ungkepnya.
  3. Rebus selama kurang lebih 2 jam agar ayam benar benar empuk dan menghasilkan kaldu dari rebusannya
  4. Haluskan bumbu halusnya. Bisa menggunakan ulekan, blender atau chopper (sesuaikan dengan kondisi di rumah masing – masing)
  5. Kemudian panaskan 3 sendok makan minyak goreng lalu tumis bumbu halus hingga harum
  6. Tambahkan ayam dan kuah rebusannya kemudian masak hingga mendidih
  7. Masukkan bumbu cemplung dan 3 buah santan instan, lanjut masak hingga mendidih
  8. Tambahkan 1 buah santan instan, aduk rata dan Kembali lanjutkan masak hingga mendidih.
  9. Matikan api
  10. Masukkan gula pasir dan garam, lalu aduk rata.
  11. Sajikan opor ayam dengan taburan bawang merah goreng di atasnya.

Ketupat

 


Makin mendekati lebaran, pasti mulai memikirkan hidangan di Hari Kemenangan tersebut. Salah satu yang selalu ada ketika Hari Kemenangan telah tiba adalah ketupat. Ya, bagi keluarga saya ketupat merupakan makanan utama yang dihidangkan. Baik untuk dijadikan hampers ke tetangga yang beda agama dan keyakinan, maupun sebagai hidangan yang disantap di rumah. Jadi tidak ada nasi di rumah selama Lebaran hari pertama dan kedua.

Tradisi ini sudah saya temui sejak saya masih kecil dan masih ada nenek yang menyiapkan semuanya. Kebetulan tradisi tersebut diteruskan oleh mamah. Dan tugas saya tidak pernah berubah sejak kecil, mulai dari mengisi selongsong ketupat lalu mengantarkan ke tetangga yang beda agama dan keyakinan yang berada di kanan kiri rumah nenek.

Nah, sekarang terutama pada saat pandemi covid dimana saya sekeluarga tidak bisa mudik ke rumah mamah, maka untuk mengobati rasa kangen terhadap nuansa lebaran di rumah mamah, saya dan suami menghadirkan ketupat beserta opor ayam, sambel goreng hati dan juga telur bumbu kecap. Semuanya saya membuatnya sendiri dibantu suami. Alhamdulillah, cita rasanya sama persis seperti di rumah mamah.

Untuk selongsong ketupatnya saya membelinya di pasar. Selain beli yang sudah jadi, suami mencoba beli daun kelapa atau disebut janur yang masih panjang dan rencana akan membuat selongsong sendiri. Namun apa daya, selongsong tidak berhasil dibentuk dengan indah. Akhirnya kembali menggunakan selongsong yang sudah beli jadi. Berikut resep membuat ketupat.

Bahan – bahan :

  • 300 gram beras
  • 5 liter air

 

Cara membuatnya :

  1. Rebus air hingga mendidih
  2. Cuci beras hingga bersih kemudian tiriskan
  3. Isi ke dalam selongsong ketupat hingga ⅔ atau ½ penuh saja (tidak diisi 100% penuh)
  4. Masukkan selongsong ketupat yang sudah ada isinya ke dalam air yang mendidih hingga semua terendam.
  5. Rebus selama 4 jam dan pastikan selongsong ketupat harus selalu terendam.
  6. Jika air mulai menyusut dan ada bagian dari selongsong ketupat yang tidak terendam air, maka tambahkan dengan air panas hingga semua selongsong terendam air

 

Catatan :

  1. Jenis beras akan mempengaruhi tingkat kepenuhan pengisian selongsong ketupat
  2. Untuk beras yang pero (keras) maka pengisian selongsong ketupat hanya ½ penuh saja
  3. Untuk beras yang pulen (lunak) maka pengisian selongsong ketupat hingga ⅔ penuh
  4. Penyimpanan ketupat setelah matang lebih baik dilakukan dengan cara digantungkan sehingga air benar benar hilang.
  5. Resep ini untuk 10 buah selongsong ketupat

Kue Kering Keju Non Terigu

 


Kue Kering Keju Non Terigu ini bagi saya sama seperti nastar keju hanya saja tepung yang digunakan adalah perpaduan tepung beras dan tepung maizena. Teksturnya sama persis plek ketiplek dengan nastar. Begitu juga dengan isian pada resep aslinya juga menggunakan selai nanas baik yang dibikin sendiri maupun selai nanas yang sudah jadi alias beli di toko. Tapi seringkali saya ganti isiannya menggunakan keju spready. Saya memilihnya karena ingin praktis dan ingin yang bisa menambah cita rasa keju seperti judul dari kue kering ini. Tapi kembali lagi semua tergantung selera masing – masing.

Cara membuatnya juga sama seperti cara membuat nastar. Bahkan resep ini pernah saya gunakan untuk isian snack pada saat Asllan berulang tahun. Tidak ada yang menyadari bahwa kue kering yang saya sajikan adalah non terigu. Mereka mengira itu adalah kue nastar pada umumnya. Kebetulan saat itu isiannya saya menggunakan selai  nanas. Nah, resep yang akan saya bagikan ini adalah resep kue kering keju non terigu dengan isian keju spready.

Bahan – bahannya :

  • 200 gram mentega
  • 50 gram gula halus
  • 100 gram keju cheddar
  • 3 kuning telur
  • 225 gram tepung beras
  • 50 gram tepung maizena
  • 25 gram susu bubuk

 

Bahan olesan :

  • 2 kuning telur, dikocok lepas
  • 50 gram keju cheddar diparut

 

Isian :

150 gram keju spready

 

Cara membuat :

  1. Parut keju cheddar menggunakan parutan keju
  2. Mentega dan gula halus dimikser menggunakan kecepatan rendah hingga adonan rata dan berwarna pucat
  3. Tambahkan keju parut dan kuning telur lalu lanjutkan mikser dengan kecepatan rendah sampai lembut
  4. Tepung beras, tepung maizena dan susu bubuk diayak hingga tercampur rata
  5. Lalu tuangkan pada adonan dan aduk rata menggunakan spatula atau bisa juga diuleni menggunakan tangan hingga adonan kalis dan bisa dibentuk
  6. Panaskan oven dengan api kecil
  7. Olesi loyang kue kering dengan margarin
  8. Bentuk adonan menjadi bola kemudian beri isian keju spready lalu kembali bulatkan
  9. Olesi dengan bahan olesan agar warnanya menjadi cantik, dan beri sedikit keju parut untuk topingnya.
  10. Oven pada suhu 170⁰C selama 25 menit (sesuaikan dengan oven masing – masing)

 

Catatan :

  1. Jika diperlukan, silakan putar loyang dan ganti rak loyang tiap 10 menit
  2. Resep ini menghasilkan kurang lebih sekitar 1kg kue kering keju non terigu.

Cake Kukus Pisang Non Terigu

 


Setelah berhasil membuat olahan non terigu yaitu chiffon cake, terus terang hal itu menjadi semangat tersendiri bagi saya. Ternyata olahan non terigu tak kalah lezatnya dengan olahan terigu lainnya. Kali ini mencoba membuat cake kukus pisang non terigu. Gak perlu ribet pakai oven, cukup dikukus saja sudah menghasilkan cake yang lembut.

Pisang ini ditambahkan pada bahan karena ingin membuat cake yang bisa menghasilkan citarasa buah asli alias bukan dari perisa tambahan. Kebetulan pisang adalah salah satu buah yang gampang banget didapat dimana saja. Untuk membuat cake kukus ini kita harus menggunakan pisang yang benar benar matang bahkan yang sudah mulai empuk dan coklat tua tetap bisa kita gunakan. Karena kita akan mencari rasa pisang yang benar benar matang dan manis.

Untuk jenis pisang yang Digunakan saya menggunakan pisang raja. Sebetulnya bisa juga menggunakan pisang ambon atau pisang ulin. Yang penting pisangnya manis ketika matang dan tidak ada rasa asam pada pisang.

Untuk tepung non terigu yang saya gunakan pada resep kali ini adalah perpaduan tepung beras dan tepung maizena. Jadi saya menggunakan bahan yang mudah diperoleh di mana saja bahkan di warung kelontong depan rumah. Berikut resep cake kukus pisang non terigu.

Bahan – bahan :

  • 2 butir telur
  • 2 butir kuning telur
  • 125 gram gula palem atau gula pasir
  • 120 gram tepung beras
  • 30 gram tepung maizena
  • 200 gram pisang
  • 100 mililiter minyak goreng

 

Cara membuatnya :

  1. Pertama tama kita panaskan kukusan, tutup kukusan dilapisi dengan kain agar uap air tidak menetes pada adonan
  2. Sementara itu kita haluskan pisang dan minyak goreng dengan cara diblender kemudian sisihkan
  3. Siapkan cetakan sesuai selera, olesi dengan margarin
  4. Telur, kuning telur, dan gula dimikser dengan kecepatan tinggi hingga mengembang
  5. Tambahkan tepung beras, tepung maizena dan pisang yang sudah dihaluskan secara bergantian, aduk menggunakan spatula hingga rata.
  6. Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah disiapkan
  7. Kemudian kukus selama 45 menit, jangan lupa tutup kukusan dilapisi dengan kain

 

Catatan :

  1. Pengadukan tepung dan pisang menggunakan spatula dilakukan dengan teknik aduk balik
  2. Jika menggunakan gula palem, maka warna cake yang dihasilkan adalah coklat cantik.
  3. Jika menggunakan gula pasir, maka warna cake yang dihasilkan adalah kuning cantik (tidak secoklat jika menggunakan gula palem).

Kue Kering Sagu Keju

 


Saya mengenal kue kering sagu keju ini sepertinya pada saat awal menikah dulu. Ketika berkunjung ke rumah salah satu tetangga di komplek rumah dinas tempat suami bekerja. Awalnya saya kira kue semprit jadul yang biasa ditemui. Ternyata eh ternyata, toples tersebut berisi kue sagu keju. Setelah saya cicipi olala…perpaduan rasa yang sangat menggugah selera. Kue sagu sendiri adalah salah satu kue favorit saya sejak kecil dulu. Tapi kali ini kue sagu tersebut ditambah dengan parutan keju. Yummy banget bagi saya.

Tetangga hanya tertawa melihat saya sangat antusias mencicipinya lagi dan lagi (cicip apa doyan?). Nah, pada saat berpamitan tak lupa saya langsung minta resepnya. Judulnya adalah kue sagu keju renyah. Kenapa ada embel – embel renyah? Karena resep ini menghasilkan kue sagu keju yang kokoh bentuknya dan juga teksturnya renyah. Bukan yang lumer di mulut ya. Berikut ini resepnya.

Bahan – bahan :

  • 350 gram tepung sagu
  • 50 gram tepung terigu protein sedang
  • 200 gram gula halus
  • 150 gram margarin
  • 180 gram keju cheddar
  • 1 butir telur
  • 1 lembar daun pandan wangi

 

Cara membuatnya :

  1. Keju cheddar diparut menggunakan parutan keju (parut tipis) lalu sisihkan
  2. Sangrai tepung sagu dan daun pandan, aduk terus agar tepung tidak gosong. Kemudian matikan api dan dinginkan. Kurang lebih selama 5 menit (hingga daun pandan mengering)
  3. Margarin ditambah gula halus dimikser sebentar saja kurang lebih selama 1 menit
  4. Kemudian tambahkan satu butir telur dan lanjutkan mikser sampai adonan rata dan berwarna pucat
  5. Tambahkan keju parut, tepung terigu dan tepung sagu yang sudah disangrai secara bergantian. Aduk rata menggunakan spatula
  6. Olesi loyang kue kering menggunakan margarin
  7. Masukkan adonan ke dalam piping bag atau plastik segitiga yang sudah dipasang dengan spuit.
  8. Cetak adonan sesuai selera. Pada saat ditekan, adonan agak berat Ketika melalui spuit.
  9. Oven dengan suhu 120⁰C selama 35 menit (sesuaikan dengan oven masing – masing)

 

Catatan :

  • Pada saat memarut keju, tidak perlu ditekan sehingga keju parut yang dihasilkan adalah tipis untuk mempermudah ketika adonan dicetak menggunakan spuit
  • Jika diperlukan, putar sisi loyang dan ganti susunan rak agar tidak gosong
  • Kue yang dihasilkan adalah kokoh dan renyah bukan yang lumer di mulut tapi tidak keras
  • Satu resep ini menghasilkan kurang lebih 685 gram kue sagu keju