Friday, 23 December 2016

Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan

Tahun baru?
Ternyata hanya tinggal menghitung hari saja ‘dia’ akan datang. Aduhai, kenapa cepat sekali?. Banyak target yang belum bisa saya penuhi di tahun ini. Harus dijadikan resolusi prioritas di tahun 2017 deh.
Apa sebenarnya resolusi terbesar saya di tahun 2017? Simpel sebenarnya, tapi tidak pernah mudah mendapatkannya. Saya hanya ingin kembali bekerja satu kota dengan tempat tinggal anak dan suami. Jadi saya bisa mendampingi mereka setiap hari.
Sudah delapan bulan ini kami terpisahkan jarak karena saya harus pindah di kota lain. Saya hanya bisa menemui mereka pada akhir minggu saja. Berat sekali bagi saya. Hanya bisa mendengar suara mereka dan melihat mereka di dunia maya. Saya tidak bisa menyentuhnya! Saya tidak bisa memeluknya! Saya tidak bisa membelainya!. Lantas apa fungsi saya sebagai seorang ibu dan seorang istri jika tidak bisa mendampingi mereka?
Hening, sepi, dan sendiri selalu saya rasakan diantara keramaian kota ini. Meskipun terlihat hingar bingar, namun tidak buat saya. Kesepian ini akan lebih terasa ketika saya jatuh sakit. Biasanya saya mendapat pelukan hangat suami dan belaian mesra darinya. Namun kini harus saya nikmati kesendirian ini.
Sakit hati ini ketika mendengar kabar bahwa anak kami sakit. Rasa khawatir yang langsung singgah ketika menerima berita dari suami. Ingin rasanya saya melihat langsung keadaannya. Merawatnya seperti dahulu kala. Namun saya baru bisa melihatnya paling cepat lima jam kemudian.
Ketika saya mengajukan untuk kembali bekerja di kota sebelumnya, ternyata masa kerja saya masih kurang. Jadi saya harus menunggu waktu lagi. Dan semoga di tahun 2017 masa kerja saya sudah cukup untuk mengembalikan saya bekerja satu kota dengan anak dan suami.
Lantas, apa saja yang saya lakukan untuk membunuh sepi ini?
Saya menghabiskan banyak waktu untuk menulis dan membaca. Facebook dan BBM menjadi ajang saya untuk mencurahkan kerinduan saya pada keluarga. Selain itu saya juga mulai melirik lagi blog yang mulai terlupakan. Perlahan tapi pasti saya mulai rutin menulis di blog. Dengan harapan blog saya tidak kudet.
Selain itu, terkadang saya menghabiskan waktu dengan membuat kerajinan tangan yang dulu pernah saya pelajari. Tidak terlalu banyak yang sudah saya hasilkan mengingat terakhir saya mempelajarinya ketika masih SD.
Mencari resep-pun saya lakukan dengan harapan anak dan suami bisa makan masakan saya di akhir pekan. Rasanya kangen sekali bisa sibuk di dapur untuk menyiapkan bekal dan makan bagi anak dan suami.
Yang tak pernah lupa saya lakukan adalah memohon petunjuk-Nya. Doa yang selalu saya panjatkan setelah sholat lima waktu. Saya juga melaksanakan sholat hajat dan sholat duha. Semoga Allah SWT segera mengabulkan permohonan ini. aamiin

#Resolusiku 2017

(Tulisan ini diikutkan dalam Hidayah-Art First Giveaway “Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan”)



Bakso Tuna

Punya stok ikan tuna namun bosan jika digoreng atau dibakar. Ingin yang segar dan Asllan juga lahap. Hemm...coba dibikin bakso aja yuk...

Bahan :
  • 100gr daging ikan tuna tanpa kulit dan duri
  • 2½ sdm tepung sagu
  • 1 siung bawang putih
  • Air secukupnya
  • Garam dan merica bubuk sesuai selera


Cara :
  1. Blender daging ikan dengan tambahan sedikit air
  2. Haluskan bawang putih
  3. Daging yang sudah diblender, tepung sagu, garam dan merica diuleni
  4. Rebus air hingga mendidih.
  5. Bentuk adonan menjadi bakso (bulatan), lalu masukkan ke dalam air yang mendidih.
  6. Rebus hingga matang (mengapung).


Note :

Bisa disimpan di frezer untuk stok. Simpan ketika sudah dingin.

Thursday, 22 December 2016

Mi Ayam

Sebagai penggemar mi ayam, suami sampai rela mencari resep untuk bisa masak mi ayam sendiri. Dari semua resep yang pernah dicoba, beliau paling cocok dengan resep yang satu ini.

Bahan minyak ayam :
  • 1 liter air
  • 150 gr kulit ayam
  • 150 gr ketumbar
  • 250 gr bawang putih. Iris halus


Cara membuat minyak ayam :
  1. Campur semua bahan.
  2. Masak dengan api kecil sampai bawang dan kulit matang (berwarna coklat)
  3. Tiriskan, lalu ambil minyaknya


Bahan Ayam Bumbu:
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 butir kemiri
  • ½ sdt ketumbar
  • 2 cm kunyit
  • 250 gr ayam, potong dadu
  • 1 sdm kecap
  • 1 lbr daun jeruk
  • Garam dan merica secukupnya


Cara membuat Ayam Bumbu :
  1. Haluskan : bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit
  2. Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus
  3. Masukkan ayam, daun jeruk. Tambahkan air.
  4. Masak hingga matang dan mengental


Bahan kuah :

  • 100 gr tulang ayam
  • 2 siung bawang putih. Geprek
  • Garam secukupnya

Cara membuat kuah :

  1. Rebus tulang ayam dan bawang putih sampai mendidih dan kaldunya keluar.
  2. Tambahkan garam. Sisihkan

Pelengkap :
Mi telur dan sawi di rebus.


Sajikan mi dilengkapi dengan sawi rebus, ayam bumbu. Tambahkan minyak ayam dan kuah.

Sup Kaki Sapi Ala Bunda Didot

Ini sup kaki sapi  versi saya. Gara-gara suami ingin makan sup kaki sapi tapi males keluar rumah, jadilah saya ubek di dapur. Sup ini pakai bumbu sup buntut. Tapi enak dan segar menurut suami. Yeyeyeye....

Bahan :
  • ½kg buntut sapi atau kaki sapi
  • 1 buah wortel
  • 1 buah kentang
  • 1 butir tomat
  • 2 tangkai daun sledri
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir mrica
  • 1 sdt ketumbar
  • 3 butir cengkeh
  • 300-500ml air
  • Garam, gula pasir sesuai selera
  • Kecap, saos tiram sesuai selera
  • Kayu manis secukupnya


Cara :
  1. Rebus buntut sapi/kaki sapi selama 2 jam
  2. Bawang putih, mrica, ketumbar dihaluskan. Masukkan ke dalam rebusan buntut/kaki sapi.
  3. Tambahkan air
  4. Wortel dan kentang dipotong dadu. Masukkan ke dalam rebusan buntut/kaki sapi
  5. Tambahkan bumbu yang lain
  6. Terakhir masukkan tomat dan daun sledri. Matikan api.
  7. Siap dihidangkan selangi hangat.


Wednesday, 21 December 2016

Cucur

Kue yang banyak kita temui di pasar-pasar tradisional. Rasanya manis gula merah. Banyak yang bilang tidak mudah membuatnya. Wah, jadi penasaran untuk bisa berhasil membuatnya. Awal penggorengan gosong hingga 5 kali gorengan. Tapi mulai gorengan ke-6 alhamdulillah mulus sampai habis adonan. Ini resep cucurnya.
Bahan :
  • 125 gr tepung beras
  • 30 gr terigu protein sedang
  • 125 gr gula merah
  • 230 ml air biasa
  • ¼ sdt garam
  • 2 lembar daun pandan wangi


Cara :
  1. Rebus gula merah, air, dan pandan hingga mendidih lalu angkat dan saring. Diamkan sampai HANGAT
  2. Campur tepung beras, terigu dan garam lalu aduk rata.
  3. Tuangi dengan air gula HANGAT, lalu aduk menggunakan whisk selama 5 menit
  4. Diamkan selama 1 jam
  5. Panaskan minyak goreng sebanyak satu sendok sayur (api sangat kecil)
  6. Tuang adonan sebanyak satu sendok sayur. Tunggu sampai terbentuk sarang dari pinggir menuju tengah (bagian tengah terbentuk seperti lava). Kecilkan api
  7. Setelah lava yang di tengah pecah, balik adonan sebentar saja. Angkat
  8. Tiriskan dengan posisi gunung berada di atas.


Note :
  1. Ketika diaduk menggunakan whisk akan menjadi semakin berat.
  2. Untuk satu resep ini, lama pengadukan selama 5 menit. Jika ingin membuat 2 resep lakukan pengadukan selama 10 menit
  3. Gunakan sendok sayur yang sama pada saat memanaskan minyak goreng dan untuk memasukkan adonan ke minyak panas
  4. Satu sendok sayur minyak goreng bisa dipakai selama 3 kali penggorengan. Untuk penggorengan ke-4 tambahkan minyak goreng  sehingga volumenya seperti awal penggorengan (satu sendok sayur)
  5. Setelah cucur diangkat, besarkan api seperti awal memanaskan minyak baru masukkan adonan berikutnya


Puding Roti

Puding roti ini saya buat pertama kali pada saat Asllan masih masa MPASI. Puding ini jadi camilan yang mengenyangkan bagi Asllan. Tak hanya Asllan yang suka, ayah dan bundanya juga doyan banget. Gampang kok membuatnya. Ini resepnya ya...

Bahan :
  • 125ml susu UHT plain/susu cair
  • 1½ sdm gula pasir (sesuai selera)
  • 3 lembar roti tawar
  • 1 butir telur
  • 1 sdm minyak goreng
  • Sejumput vanili bubuk
  • Meses dan keju parut secukupnya


Cara :
  1. Panaskan kukusan
  2. Tutup kukusan dilapisi dengan serbet
  3. Olesi cetakan dengan minyak goreng (diluar minyak goreng untuk bahan)
  4. Aduk susu, gula pasir, dan vanili
  5. Sobek-sobek roti tawar, lalu rendam ke dalam campuran susu selama 30-45 menit (sampai hancur)
  6. Tambahkan kocokan telur dan minyak goreng. Aduk rata
  7. Tuang ke dalam cetakan
  8. Kukus selama 30 menit dengan api sedang


Sup Jagung Ala Bunda Didot

Akhir tahun seperti ini, cuaca tidak terlalu bersahabat. Hujan yang setiap hari namun tidak bisa dipastikan kedatangannya. Terkadang saat hujan tidak turun, hawa dinginlah yang datang. Hemm...enaknya bikin camilan kenyang namun hangat di badan. Ya! Mari kita membuat sup jagung.

Bahan (2-3 porsi):
  • 2 buah jagung manis
  • 700 ml Air kaldu
  • 1 batang sosis
  • 1 buah wortel
  • Ayam suwir secukupnya
  • ½ sdm tepung maizena. Larutkan dengan sedikit air
  • 1 butir telur. Kocok lepas
  • Garam, merica bubuk, pala bubuk secukupnya


Cara :
  1. Sisir/pipil satu buah jagung lalu rebus. tiriskan
  2. Haluskan/blender jagung yang lainnya
  3. Didihkan air kaldu
  4. Tambahkan jagung rebus, wortel, sosis dan ayam
  5. Tambahkan maizena
  6. Beri bumbu sesuai selera
  7. Terakhir, masukkan kocokan telur dengan cara disaring sambil diaduk untuk membentuk serat.
  8. Matikan api, sajikan hangat


Note :
  • Jumlah air kaldu bisa disesuaikan selera. Ingin lebih kental atau lebih encer
  • Isian bisa disesuaikan dengan stok bahan yang ada.


Ulang tahun ke-4 Asllan (31 Oktober 2016)

Tanggal 31 Oktober 2016, hari ini usia Asllan tepat 4 tahun. Sudah semakin besar saja anak bunda ini. Sehat selalu, tambah pinter, dan jadilah orang sukses yang bijaksana kelak ya Nak...aamiinn.
Kali ini saya dan Ayah sepakat untuk menyiapkan ultah Asllan ini dengan konsep sehat. Semua makanan kami buat sendiri semampu kami agar terjamin kesehatannya. Selain itu untuk goody bag kami juga memanfaatkan kalender bekas namun tetap menjadi tas yang cantik. Hanya kue tart dan souvenir serta minuman (susu uht) yang kami terpaksa beli karena keterbatasan kami.
Cerita dimulai dari membuat goody bag. Memanfaatkan kalender bekas baik yang berada di rumah maupun di kantor. Pembuatan goody bag ini memakan waktu sampai satu minggu untuk tiga puluh satu buah. Agar goody bag terlihat lebih cantik kami menghiasnya dengan kertas warna warni dengan bentuk balon, bunga dan rumput. Tali pegangannya kami pasang dari tali kur bekas yang ada di rumah. Total biaya untuk tiga puluh satu goody bag ini sebesar Rp. 87.000,-
Souvenir untuk teman – teman Asllan berupa botol minuman. Awal rencananya akan kami isi dengan jus sehat. Botol minuman ini harus kami pesan terlebih dahulu karena stok yang ada tidak memenuhi jumlah yang kami perlukan. Total biaya untuk souvenir sebanyak 27 buah adalah Rp. 265.650,-
Kue tart. Karena saya belum pernah membuat kue tart dan daripada tidak berhasil selesai tepat waktu maka kue tart kami pesan dari toko roti Swan yang ada di Madiun. Total biaya sebesar Rp. 133.500,-
Ulang tahun anak – anak tanpa balon serasa tidak ramai. Balon dan juga stik kami beli dalam jumlah yang lebih sebagai cadangan apabila ada yang meletus sebelum dibagikan. Total biaya untuk balon sebesar Rp. 56.000,-.
Rencana menu yang kami sajikan untuk isian goody bag adalah minuman sehat, bakmi goreng, sandwich, kue kering, meringue, dan makaroni schoutel. Semua menu akan kami buat sendiri. Namun banyaklah cerita di dalamnya. Dalam pembuatan minuman sehat, rencana kami akan membuat jus edamame namun gagal. Alhasil digantilah dengan susu uht yang siap beli dengan total biaya Rp. 90.500,-. Kue kering dan meringue juga tidak mulus dalam pembuatannya. Banyak yang gosong sehingga harus membuat tambahan sebanyak setengah resep. Untuk kue kering demi menutupi kegosongannya jadilah dilapisi coklat sehingga lebih menarik. Untuk meringue karena yang gosong juga banyak jadilah jumlah per anak dikurangi. Kemasan yang digunakan untuk bakmi goreng adalah mangkok plastik bertutup dan dilengkapi dengan garpu warna warni. Untuk sancdwich digunakan mika khusus sandwich yang berbentuk segitiga. Kue kering dikemas dengan mika persegi yang kecil. Ternyata mika untuk kue kering terlalu kecil untuk membungkus meringue alhasil meringue dibungkus dengan plastik bungkus parcel. Untuk makaroni schoutel dicetak dalam alumunium foil dan dibungkus lagi dengan plastik bungkus parcel. Total biaya untuk kemasan semua menu adalah Rp. 225.150,-
Semua menu kami buat sendiri. Pembuatan bakmi saya pasrahkan kepada Ayah mulai dari pembuatan bakminya sampai masak menjadi bakmi goreng. Isian sandwich saya buat dari kornet namun roti tawar saya beli jadi. Untuk menghias sandwich saya serahkan kepada utinya Asllan yang diundang khusus demi suksesnya persiapan ini. Terima kasih uti. Untuk kue kering, meringue dan makaroni schoutel saya sendiri yang membuatnya. Dan semua kebutuhan bahan baku membutuhkan biaya sebesar Rp. 451.251,-. Jadi total pengeluaran kami untuk acara ulang tahun Asllan yang ke – 4 ini sebesar Rp. 1.309.050,-
Acara tiup lilin dan potong kue dilaksanakan di sekolah Asllan dan kami menghadirinya. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, semua anak senang mendapat balon dan goody bag.

Kalau dilihat lamanya persiapan yang ada memang terkesan ribet, lama dan capek. Kami memang merasakannya. Saya sendiri berniat mengambil cuti kerja selama tiga hari demi suskesnya persiapan ini. Pada malam terakhir sebelum hari-H saya dan Ayah sampai tidak tidur sama sekali. Ayah menyelesaikan bakmi gorengnya, dan saya menyelesaikan makaroni schoutel. Untung Asllan tidur dengan nyenyak dan pulas jadi dia aman di kamarnya. Sandwich dihias uti selepas beliau makan sahur untuk puasa sunahnya. Meskipun capek dan ribet tapi kami semua puas. Kami bisa melakukan sendiri semua persiapan ini.




Tuesday, 20 December 2016

Bolu Kukus Merekah

Kalo pada postingan sebelumnya saya share resep bolu kukus fantasi alias bolu kukus mingkem, kali ini saya bagikan resep bolkus ngakak (bolu kukus merekah). Memang dulu bolu kukus yang saya buat seringkali hanya mesem. Ngakak ogah, mingkem juga gak. Setelah menemukan resep ini langsung deh berhasil ngakak.
Bahan (23 cup kecil)
  • 3 butir telur suhu ruang
  • 250 gr terigu protein sedang
  • 250 gr gula pasir
  • 150ml air soda/susu uht
  • ½sdm ovalet/SP


Cara :
  1. Panaskan kukusan
  2. Lapisi tutup kukusan dengan serbet agar tetesan air tidak mengenai adonan. Jika menggunakan klakat tutup tidak perlu  dilapisi serbet
  3. Beri kertas cup pada cetakan yang akan digunakan
  4. Semua bahan langsung dimikser jadi satu selama 15 menit dengan kecepatan tinggi
  5. Tuang ke cetakan sampai hampir penuh
  6. Kukus selama 45 menit dengan api besar.


Note :
  • Jika ingin membuat bolu kukus semangka beri pewarna merah dan hijau. Serta beri meses untuk tampilan bijinya
  • Jika ingin membuat bolu kukus pelangi, beri pewarna yang diinginkan.
  • Kreasikan bolu kukus sesuai keinginan.


Macaroni Schotel

Siapa sih yang gak kenal dengan makanan yang satu ini? salah satu snack yang mengenyangkan. Eh, ternyata gampang lho, Bun cara membuatnya. Praktek yuk...

Bahan (12 cup) :

  • 100 gr macaroni
  • 1½ sdm margarin
  • ½ butir bawang bombay. Cincang halus
  • 4 siung bawang putih. Dihaluskan
  • 40 gr daging giling/kornet
  • ½ buah wortel. Parut menggunakan parutan keju
  • 1 sdm terigu
  • 200ml susu UHT plain/susu cair
  • 90 gr keju parut
  • 2 butir telur. Kocok lepas
  • Garam, gula pasir, merica bubuk, pala bubuk secukupnya.

Cara :

  1. Oles cetakan dengan margarin
  2. Masukkan macaroni pada air mendidih. Tambahkan 1sdm minyak goreng. Rebus hingga matang. Angkat lalu tiriskan
  3. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
  4. Tambahkan parutan wortel dan daging giling/kornet. Tunggu hingga daging berubah warna, dan wortel empuk.
  5. Masukkan terigu, lalu aduk cepat agar tidak gosong.
  6. Tuang susu dan tambahkan sebagian keju parut. Aduk rata
  7. Masukkan macaroni, tambahkan bumbu secukupnya. Aduk rata. Matikan api.
  8. Tuang kocokan telur, aduk rata
  9. Masukkan ke dalam cetakan. Lalu oven api sedang selama 30-45 menit.

Monday, 19 December 2016

Menjadi Emak Tidak Rempong

Emak rempong? Aiihhhh....sebuah gelar yang pasti sering dirasakan emak semua. Apalagi sebagai mahmud alias mamah muda sudah pasti merasa mendapatkan juaranya. Mahkota gelar emak rempong ini seakan – akan mendarat di atas kepala kita dan tidak pernah bisa terlepas. Entah kita sebagai full time mom maupun sebagai working mom terlepas punya ART (Asisten Rumah Tangga) atau tidak.
Kerempongan itu terjadi sejak emak bangun pagi dan akan terus berlanjut sampai emak tidur di malam hari. Sebagai seorang istri dan ibu tentu saja semua kelancaran urusan rumah tangga ada di tangan kita bukan? Bagaimana emak bisa mengurus persiapan suami yang akan berangkat kerja, bagaimana emak bisa menjaga si kecil yang masih belum bisa mandiri, bagaimana emak harus merapikan rumah yang seperti kapal pecah dan seterusnya. Belum lagi kalau emak mendapat undangan untuk arisan, posyandu, pengajian dan sebagainya. Untuk emak yang menjadi working mom tentu saja merasa dikejar waktu agar semua urusan di rumah beres sebelum berangkat kerja. Wuiihhhh, bisa dibayangkan bagaimana rempongnya si emak.
Tentu saja kita sebagai mahmud tidak ingin stres menjalani kehidupan ini setelah menyandang status baru sebagai seorang istri dan seorang ibu bukan?. Kita harus bisa menyiasatinya agar bisa menjalani hari dengan wajar. Salah satunya adalah kita harus mempunyai manajemen waktu. Kita hanya mempunyai 24 jam setiap harinya. Dengan semua kerempongan yang kita alami rasanya waktu sangatlah kurang. Namun semuanya akan berbeda ketika kita mempunyai manajemen waktu dan kita tertib serta disiplin menjalankannya. Bagaimana cara membuat manajemen waktu untuk emak? Semuanya disesuaikan dengan kondisi emak masing – masing baik bekerja atau IRT (Ibu Rumah Tangga). 
Yuk, coba kita susun manajemen waktu, sekali lagi semua disesuaikan dengan kondisi masing – masing
I.              Manajemen waktu untuk working mom (di hari kerja)
1.        04.30 – 05.00       : bangun dan membersihkan rumah
2.        05.00 – 06.30       : masak dan memandikan si kecil.
3.        06.30 – 07.00       : makan pagi dan persiapan berangkat kerja
4.        07.00 – 08.00       : berangkat kerja, online (cek email, whatsapp, facebook, dll)
5.        08.00 – 12.00       : konsentrasi bekerja
6.        12.00 – 13.00       : Istirahat, makan dan online
7.        13.00 – 16.00       : konsentrasi bekerja
8.        16.00 – 16.30       : perjalanan pulang ke rumah
9.        16.30 – 17.00       : mandi, me time (lakukan apa saja yang disukai)
10.    17.00 – 18.00       : memandikan si kecil, mempersiapkan makan malam
11.    18.00 - 19.00       : makan malam
12.    19.00 – 20.30       : family time
13.    20.30 – 21.00       : me time
14.    21.00 – 04.30       : tidur

II.           Manajemen waktu untuk working mom (di hari libur) dan IRT
1.         04.30 – 05.00      : bangun dan membersihkan rumah
2.        05.00 – 06.30       : olah raga ringan dan masak
3.        06.30 – 07.00       : memandikan si kecil
4.        07.00 – 08.00       : makan pagi
5.        08.00 – 09.00       : me time
6.        09.00 – 11.30       : family time
7.        11.30 – 12.30       : makan siang
8.        12.30 – 13.00       : online
9.        13.00 – 14.00       : tidur siang
10.    14.00 – 16.00       : pekerjaan rumah tangga
11.    16.00 - 16.30       : mandi dan memandikan si kecil
12.    16.30 – 18.00       : family time dan persiapan makan malam
13.    18.00 – 19.00       : makan malam
14.    19.00 – 20.30       : family time
15.    20.30 – 21.30       : me time, online
16.    21.30 – 04.30       : tidur
Apa yang bisa disimpulkan dari manajemen waktu tersebut? Yup, betul. Sebagai seorang emak kita harus punya waktu untuk me time dan istirahat dengan tetap memperhatikan urusan rumah tangga. Me time ini sebagai ‘istirahat’nya pikiran dan istirahat sebagai istirahat fisik yang sebenarnya.
Simak yuk, beberapa tips menjalankan manajemen waktu sehingga kita bisa menjadi emak tidak rempong.
1.        Buat manajemen waktu sesuai dengan kegiatan kita sehari – hari. Jangan mengikuti manajemen waktu orang lain ya. Karena yang tahu pekerjaan kita ya kita sendiri.
2.        Dalam manajemen waktu harus memasukkan unsur me time dan istirahat yang cukup demi kesehatan kita.
3.        Lakukan beberapa kegiatan yang bisa dilakukan bersamaan dalam satu waktu. Misal untuk yang masih mempunyai anak batita kegiatan menyuapi si kecil bisa dilakukan ketika makan bersama. Jadi emak bisa makan sembari menyuapi si kecil.
4.        Yang paling penting adalah harus kerja sama dengan orang yang tinggal serumah (siapapun orangnya, bisa suami atau ibu atau kakak, bahkan ART). Kerja sama ini penting untuk menjamin suksesnya me time kita.
5.        Bagi yang hanya tinggal berdua dengan si kecil, acara me time bisa juga dilakukan dengan si kecil sebagai partner kita. Misal cari gerakan olah raga yang bisa dilakukan bersama dengan si kecil.
6.        Apabila badan sudah terasa lelah jangan paksakan diri. Gunakan fasilitas laundry untuk mencuci dan setrika. Meminta bantuan orang lain itu perlu, selain untuk membantu menyelesaikan pekerjaan juga bisa untuk bersilaturahmi dan beramal.
7.        Pilih resep masakan yang simpel namun tetap bergizi seimbang dan disukai semua anggota keluarga. Sehingga kita hanya memasak pada satu waktu saja (pagi hari). Untuk sore hari cukup panaskan hasil masakan di pagi hari tadi. Perlu perhatikan bahan masakan yang kita gunakan.
8.        Menyiapkan bumbu masakan bisa dilakukan di malam hari ketika menjelang tidur. Bumbu disimpan di kulkas dan besok pagi tinggal diolah. Lumayan bisa menghemat waktu lho mak.
9.        Gunakan waktu tidur untuk tidur yang berkualitas. Lepaskan semua beban pikiran ketika kita memejamkan mata. Tidur yang berkualitas akan membuat badan kita lebih bugar ketika bangun. Tidak perlu waktu yang lama untuk tidur, asalkan bisa tidur yang berkualitas waktu tidur yang hanya sebentar bisa menghasilkan badan yang bugar.
10.    Jalankan manajemen waktu secara konsisten dan disiplin. Apabila waktu yang disediakan di manajemen waktu masih belum cukup untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, lanjutkan keesokan harinya. Ingat bahwa tubuh juga perlu istirahat.
11.    Harus bisa menetukan prioritas pekerjaan sehingga tetap bisa menomorsatukan pekerjaan yang penting. Bedakan antara kepentingan dan keinginan. Kepentingan harus menjadi prioritas kita.
12.    Liburan. Ya....liburan itu penting untuk merefresh kondisi kita. Lakukan liburan dan bebaskan diri sesaat dari manajemen waktu. Tentu saja liburan dilakukan pada saat yang tepat ya mak. Sesuaikan dengan waktu, maupun keberadaan pasangan berlibur.
Nah, sudah tergambar ya sekarang apa yang disebut manajemen waktu. Dengan mempunyai manajemen waktu ini kita mempunyai kesempatan untuk upgrade diri. Sebagai seorang mahmud wajib upgrade diri lho agar tidak kuper dan kudet. Sehingga emak semua bisa menjadi mahmud yang berkualitas.

Selamat menyusun manajemen waktumu!

Friday, 16 December 2016

Kebun Buah Mangunan (Juli 2016)

Obyek wisata ini juga sebenarnya sudah terkenal di Yogyakarta sejak lama namun baru kali ini saya mengunjunginya. Lokasi dari rumah mertua tidak terlalu jauh dengan jalan yang menanjak dan berkelok – kelok. Satu hal yang paling saya ingat adalah kami melewati produsen tiwul ayu. Jika ingin membeli buah tangan, tiwul ayu ini bisa menjadi pilihan yang pas karena letaknya sangat dekat dengan Kebun Buah Mangunan.
Tidak berapa lama sampailah kami di lokasi Kebun Buah Mangunan. Tiket masuk yang harus kami bayar seharga enam ribu rupiah tiap orang. Zona pertama yang kami jumpai adalah kandang kijang. Kita bisa berhenti sejenak untuk memberi makan kawanan kijang tersebut. Zona berikutnya adalah kebun buah. Sayangnya tidak ada pohon yang berbuah kala itu. Kebun buah ini terdiri dari beberapa jenis antara lain rambutan, mangga dan nangka. Setelah melewati zona kebun kami memasuki zona berikutnya yang terdiri dari danau buatan dan sepertinya tempat bermain anak – anak. Ada ayunan dan bangku untuk untuk duduk. Sayangnya kondisinya tidak terawat. Danau yang ada juga terlihat kotor dan dangkal. Bahkan ketika itu ada sebuah eksavator di tengah danau dengan kondisi tenggelam sebagian. Entah apa maksudnya.
Lanjut ke zona berikutnya yaitu zona puncak yang merupakan ikon lokasi ini. Di zona puncak terdapat area lahan parkir yang luas baik untuk sepeda motor maupun mobil. Selain itu pada zona ini terdapat pula kamar mandi. Warung makan yang menyediakan bakso dan aneka makanan dan minuman ada di zona ini. Hal yang paling menarik di sini adalah adanya gardu pandang yang cukup banyak sehingga kita bisa melihat pemandangan dari berbagai ketinggian dan arah yang berbeda. Selain gardu pandang yang kecil terdapat pula gardu pandang yang luas yang berada di atas sungai. Apabila kita bisa mencapai lokasi ini menjelang sun rise, kita bisa berfoto di lokasi ini dengan awan menghiasi sekeliling kita seolah – olah kita sedang berada di atas awan. Zona ini ditujukan bukan untuk anak – anak jadi kita harus selalu waspada mengawasi anak – anak kita jika berada di zona ini. Harus kita ingat bahwa zona ini adalah zona puncak sehingga kita harus menjaga putra putri kita agar tetap aman dan bisa menikmati liburan di Kebun Buah Mangunan.

Thursday, 15 December 2016

Cilok

Pengen rasanya bikin camilan yang menjadi kegemaran anak-anak juga orang dewasa. Kali ini ingin yang rasa gurih. Setelah ubek-ubek file resep terpilihlah si “Cilok” ini. yuk, langsung menuju dapur dan mengeksekusinya.

Bahan :
  • 3 siung bawang putih, iris tipis kemudian goreng lalu haluskan
  • Mrica, garam, kaldu bubuk secukupnya
  • 300 ml kaldu ayam/sapi
  • 125 gr trigu protein sedang
  • 200 gr tepung kanji/sagu/tapioka
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 3 daun bawang (loncang) diiris halus


Cara :
  • Didihkan kaldu.
  • Masukkan garam, merica, kaldu bubuk. Aduk lalu kecilkan api
  • Masukkan trigu, aduk cepat sampai rata. Matikan api
  • Angkat dan dinginkan.
  • Tuang telur kocok dan daun bawang. Aduk rata
  • Tambahkan tepung kanji/sagu/tapioka. Uleni sampai kalis.
  • Bentuk bola.
  • Didihkan air dan tambahkan sedikit minyak goreng.
  • Rebus adonan hingga mengapung.


Bahan sambel kacang :
  • 100 gr kacang tanah, goreng sampai matang
  • 5 cabai merah (sesuai selera)
  • 1 siung bawang putih
  • 1 butir gula merah (sesuai selera)
  • 1-2 cm kencur
  • Jeruk purut/jeruk sambel
  • Air matang (untuk mengencerkan)


Cara membuat sambel kacang
  • Blender/uleg smua bahan kecuali jeruk purut/jeruk sambel
  • Setelah rata, tambahkan air jeruk dan sedikit air untuk mencairkan



Hutan Pinus Mangunan (Juli 2016)

Obyek Wisata ini adalah tempat nostalgia saya dengan suami. Di tempat inilah kami melakukan foto pre wedding sebelum menikah. Dan kini kami kembali lagi...wahhh...ternyata semakin ramai pengunjung yang datang ke sana dan ada dari segala kelompok umur mulai anak – anak hingga orang tua.
Untuk masuk ke hutan pinus ini kita hanya membayar tarif parkir saja sebesar tiga ribu rupiah untuk sepeda motor. Area parkir berada di seberang hutan pinus. Dan di area parkir inilah terdapat banyak sekali warung makan sehingga kita tidak perlu merasa cemas kelaparan.
Memasuki kawasan hutan pinus, udara langsung berubah menjadi sejuk dan segar. Benar – benar menjadi lokasi yang bisa diandalkan untuk bersantai. Ingin lebih bersantai lagi? Tenang saja, kita bisa menyewa hammock untuk memanjakan diri di ayuanannya. Dengan tarif Rp. 10.000,- kita bisa menyewa hammock dengan kapasitas kecil namun muat untuk kami bertiga (saya, Ayah dan Asllan). Jika ingin hammock yang lebih besar kita cukup membayar sewa sebesar Rp. 25.000,- sepuas kita. Kalau sudah merasakan indahnya buaian hammock diantara pohon pinus dan ditemani udara yang sejuk benar – benar hilang semua penat. Satu yang paling kami rasakan adalah mengantuk. Jadi jangan heran jika kita harus antri untuk mendapatkan hammock ini.
Sebelum meninggalkan lokasi ini kami sempatkan untuk melihat sekeliling. Ternyata ada gardu pandang di seberang kami. Namun sayang Asllan tidak mau melihatnya. Di sebelah gardu pandang ada semacam kursi yang terbuat dari batang pohon dan berbentuk melingkar. Bisa digunakan duduk sambil menunggu hammock maupun memang sengaja duduk sambil menikmati sejuknya udara di hutan pinus ini.

Melihat keasrian hutan pinus ini semoga pengunjung bisa menjaga kelestarian dan kebersihannya. Sudah banyak tempat sampah yang disediakan, diharapkan pengunjung bisa membuang sampah pada tempatnya.


Wednesday, 14 December 2016

BOLKUS MINGKEM (BOLKUS FANTASI)

Penasaran banget sama bolu kukus fantasi ini. Tiap bikin pasti selalu ngakak alias mekar. Akhirnya ketemulah resep ini. Begitu dicoba...berhasil deh...yeyeyeyeye..

Resep :
1 butir telur (dari kulkas)                                               75 gr trigu protein sedang
75 gr gula halus                                                              ½ sdt baking powder
½ sdt ovalet                                                                    ½ sdt vanili bubuk
40 ml susu cair (suhu ruang)                                          ½ sdt garam

Cara membuat :
  • Panaskan kukusan, tutup dilapisi dengan serbet.
  • Telur, gula, ovalet, dan vanili dikocok dengan mixer kecepatan tinggi selama 25 menit hingga kental dan berjejak.
  • Baking powder, trigu, dan garam diayak. Tambahkan ke dalam adonan.
  • Turunkan kecepatan mixer, kocok hingga rata. Matikan mixer.
  • Tambahkan susu cair secara bertahap. Aduk menggunakan SPATULA
  • Siapkan cetakan  bolkus yang sudah diberi kertas cup.
  • Tuang adonan ke cetakan sampai penuh.
  • Hias sesuai selera
  • Kukus selama 20 menit, api sedang.