Friday, 16 December 2016

Kebun Buah Mangunan (Juli 2016)

Obyek wisata ini juga sebenarnya sudah terkenal di Yogyakarta sejak lama namun baru kali ini saya mengunjunginya. Lokasi dari rumah mertua tidak terlalu jauh dengan jalan yang menanjak dan berkelok – kelok. Satu hal yang paling saya ingat adalah kami melewati produsen tiwul ayu. Jika ingin membeli buah tangan, tiwul ayu ini bisa menjadi pilihan yang pas karena letaknya sangat dekat dengan Kebun Buah Mangunan.
Tidak berapa lama sampailah kami di lokasi Kebun Buah Mangunan. Tiket masuk yang harus kami bayar seharga enam ribu rupiah tiap orang. Zona pertama yang kami jumpai adalah kandang kijang. Kita bisa berhenti sejenak untuk memberi makan kawanan kijang tersebut. Zona berikutnya adalah kebun buah. Sayangnya tidak ada pohon yang berbuah kala itu. Kebun buah ini terdiri dari beberapa jenis antara lain rambutan, mangga dan nangka. Setelah melewati zona kebun kami memasuki zona berikutnya yang terdiri dari danau buatan dan sepertinya tempat bermain anak – anak. Ada ayunan dan bangku untuk untuk duduk. Sayangnya kondisinya tidak terawat. Danau yang ada juga terlihat kotor dan dangkal. Bahkan ketika itu ada sebuah eksavator di tengah danau dengan kondisi tenggelam sebagian. Entah apa maksudnya.
Lanjut ke zona berikutnya yaitu zona puncak yang merupakan ikon lokasi ini. Di zona puncak terdapat area lahan parkir yang luas baik untuk sepeda motor maupun mobil. Selain itu pada zona ini terdapat pula kamar mandi. Warung makan yang menyediakan bakso dan aneka makanan dan minuman ada di zona ini. Hal yang paling menarik di sini adalah adanya gardu pandang yang cukup banyak sehingga kita bisa melihat pemandangan dari berbagai ketinggian dan arah yang berbeda. Selain gardu pandang yang kecil terdapat pula gardu pandang yang luas yang berada di atas sungai. Apabila kita bisa mencapai lokasi ini menjelang sun rise, kita bisa berfoto di lokasi ini dengan awan menghiasi sekeliling kita seolah – olah kita sedang berada di atas awan. Zona ini ditujukan bukan untuk anak – anak jadi kita harus selalu waspada mengawasi anak – anak kita jika berada di zona ini. Harus kita ingat bahwa zona ini adalah zona puncak sehingga kita harus menjaga putra putri kita agar tetap aman dan bisa menikmati liburan di Kebun Buah Mangunan.

Thursday, 15 December 2016

Cilok

Pengen rasanya bikin camilan yang menjadi kegemaran anak-anak juga orang dewasa. Kali ini ingin yang rasa gurih. Setelah ubek-ubek file resep terpilihlah si “Cilok” ini. yuk, langsung menuju dapur dan mengeksekusinya.

Bahan :
  • 3 siung bawang putih, iris tipis kemudian goreng lalu haluskan
  • Mrica, garam, kaldu bubuk secukupnya
  • 300 ml kaldu ayam/sapi
  • 125 gr trigu protein sedang
  • 200 gr tepung kanji/sagu/tapioka
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 3 daun bawang (loncang) diiris halus


Cara :
  • Didihkan kaldu.
  • Masukkan garam, merica, kaldu bubuk. Aduk lalu kecilkan api
  • Masukkan trigu, aduk cepat sampai rata. Matikan api
  • Angkat dan dinginkan.
  • Tuang telur kocok dan daun bawang. Aduk rata
  • Tambahkan tepung kanji/sagu/tapioka. Uleni sampai kalis.
  • Bentuk bola.
  • Didihkan air dan tambahkan sedikit minyak goreng.
  • Rebus adonan hingga mengapung.


Bahan sambel kacang :
  • 100 gr kacang tanah, goreng sampai matang
  • 5 cabai merah (sesuai selera)
  • 1 siung bawang putih
  • 1 butir gula merah (sesuai selera)
  • 1-2 cm kencur
  • Jeruk purut/jeruk sambel
  • Air matang (untuk mengencerkan)


Cara membuat sambel kacang
  • Blender/uleg smua bahan kecuali jeruk purut/jeruk sambel
  • Setelah rata, tambahkan air jeruk dan sedikit air untuk mencairkan



Hutan Pinus Mangunan (Juli 2016)

Obyek Wisata ini adalah tempat nostalgia saya dengan suami. Di tempat inilah kami melakukan foto pre wedding sebelum menikah. Dan kini kami kembali lagi...wahhh...ternyata semakin ramai pengunjung yang datang ke sana dan ada dari segala kelompok umur mulai anak – anak hingga orang tua.
Untuk masuk ke hutan pinus ini kita hanya membayar tarif parkir saja sebesar tiga ribu rupiah untuk sepeda motor. Area parkir berada di seberang hutan pinus. Dan di area parkir inilah terdapat banyak sekali warung makan sehingga kita tidak perlu merasa cemas kelaparan.
Memasuki kawasan hutan pinus, udara langsung berubah menjadi sejuk dan segar. Benar – benar menjadi lokasi yang bisa diandalkan untuk bersantai. Ingin lebih bersantai lagi? Tenang saja, kita bisa menyewa hammock untuk memanjakan diri di ayuanannya. Dengan tarif Rp. 10.000,- kita bisa menyewa hammock dengan kapasitas kecil namun muat untuk kami bertiga (saya, Ayah dan Asllan). Jika ingin hammock yang lebih besar kita cukup membayar sewa sebesar Rp. 25.000,- sepuas kita. Kalau sudah merasakan indahnya buaian hammock diantara pohon pinus dan ditemani udara yang sejuk benar – benar hilang semua penat. Satu yang paling kami rasakan adalah mengantuk. Jadi jangan heran jika kita harus antri untuk mendapatkan hammock ini.
Sebelum meninggalkan lokasi ini kami sempatkan untuk melihat sekeliling. Ternyata ada gardu pandang di seberang kami. Namun sayang Asllan tidak mau melihatnya. Di sebelah gardu pandang ada semacam kursi yang terbuat dari batang pohon dan berbentuk melingkar. Bisa digunakan duduk sambil menunggu hammock maupun memang sengaja duduk sambil menikmati sejuknya udara di hutan pinus ini.

Melihat keasrian hutan pinus ini semoga pengunjung bisa menjaga kelestarian dan kebersihannya. Sudah banyak tempat sampah yang disediakan, diharapkan pengunjung bisa membuang sampah pada tempatnya.


Wednesday, 14 December 2016

BOLKUS MINGKEM (BOLKUS FANTASI)

Penasaran banget sama bolu kukus fantasi ini. Tiap bikin pasti selalu ngakak alias mekar. Akhirnya ketemulah resep ini. Begitu dicoba...berhasil deh...yeyeyeyeye..

Resep :
1 butir telur (dari kulkas)                                               75 gr trigu protein sedang
75 gr gula halus                                                              ½ sdt baking powder
½ sdt ovalet                                                                    ½ sdt vanili bubuk
40 ml susu cair (suhu ruang)                                          ½ sdt garam

Cara membuat :
  • Panaskan kukusan, tutup dilapisi dengan serbet.
  • Telur, gula, ovalet, dan vanili dikocok dengan mixer kecepatan tinggi selama 25 menit hingga kental dan berjejak.
  • Baking powder, trigu, dan garam diayak. Tambahkan ke dalam adonan.
  • Turunkan kecepatan mixer, kocok hingga rata. Matikan mixer.
  • Tambahkan susu cair secara bertahap. Aduk menggunakan SPATULA
  • Siapkan cetakan  bolkus yang sudah diberi kertas cup.
  • Tuang adonan ke cetakan sampai penuh.
  • Hias sesuai selera
  • Kukus selama 20 menit, api sedang.





Tuesday, 13 December 2016

PANTAI PARANGTRITIS (3 Juli 2016)

Yuhuuuu....kami sedang berada di Yogyakarta di rumah orang tua. Yup, setiap kali lebaran Idul Fitri kami selalu berkunjung ke rumah orang tua. Kali ini libur untuk lebaran lumayan panjang. Sehingga sebelum lebaran kami sudah tiba di Yogyakarta tercinta. Ke Yogyakarta tidak asyik kalau tidak mengunjungi obyek wisata yang sangat beragam di sana.
Hari ini kami beserta orang tua dan adikku mengunjungi Pantai Parangtritis. Pantai yang sudah sangat terkenal sejak saya kecil dahulu. Pantai yang sangat legendaris dan menjadi salah satu ikon kota Yogyakarta. Pantai yang tidak lekang oleh waktu. Pantai yang tidak tergantikan oleh pantai baru yang semakin banyak bermunculan.
Tiket masuk Pantai Parangtritis sangat terjangkau sekali yaitu cukup lima ribu rupiah saja per orang. Mobil bisa masuk sampai dengan lokasi parkir yang sudah disediakan. Namun jangan kaget jika tarif parkir mobil ternyata lebih mahal daripada tiket masuk Pantai Parangtritis yaitu sepuluh ribu rupiah. Sudah banyak perubahan di Pantai ini dibandingkan ketika saya kecil dahulu. Saat ini ada kolam renang air tawar untuk anak - anak dengan segala permainan di awal pintu masuk setelah parkir. Selepas kolam renang tersebut terdapat pula ATV yang siap disewa jika ingn mengelilingi pantai. Selain itu jika Anda hanya ingin bersantai sambil memandang lautan lepas tersedia juga payung besar beserta tikarnya dengan harga sewa sebesar Rp. 25.000,-/2 jam. 
Salah satu fasilitas baru yang ramai dikunjungi adalah tulisan “Pantai Parangtritis” yang bisa digunakan sebagai latar belakang fotografi dan menjadi bukti bahwa Anda pernah berada di sana. Selain ada penambahan fasilitas tentu saja masih ada fasilitas yang memang sudah sejak lama ada di Pantai ini. Apalagi kalau bukan penjual baju ganti, kios makanan & penginapan di sepanjang jalan sejak tempat parkir hingga ke batas kolam renang anak – anak serta adanya tugu utama Pantai Parangtristis. Eits...tidak ketinggalan juga favorit saya yaitu kuda dan bendi. Sayangnya Asllan belum berani menaikinya.
Bagi Asllan anakku, mengunjungi pantai merupakan pengalaman pertama baginya. Awalnya yang membuatnya senang adalah dia bisa bermain pasir sepuasnya. Sampai berguling – guling. Duh, melihatnya tertawa lepas itu membuat saya juga ikut bahagia. Kemudian perlahan kami kenalkan Asllan kepada ombak. Asllan terlihat senang ketika ombak mengenai kakinya. Namun begitu ombak kembali ke laut, Asllan terlihat takut karena seperti akan terjatuh. Dia selalu minta dipegangin. Setelah terbiasa, dia malah asyik dengan menceburkan badannya ke ombak kecil. Sudah saat puas dan tidak takut lagi. Ditambah dengan pasir basah yang dia mainkan. Semakin puaslah dia bermain – main di pantai.

Alhamdulillah kalau Asllan senang, Ayah dan Bunda juga ikut senang Nak...sehat terus ya Nak, kita lanjutkan traveling kita pada liburan yang akan datang.



Thursday, 8 December 2016

ULTAH ASLLAN KE – 3 (31 Oktober 2015)


Tidak terasa sudah tiga tahun kau hadir di kehidupan kami…
Kau warnai hari –hari kami dengan tingkah lakumu, celotehmu juga tangisanmu…
Kami panjatkan doa untukmu agar menjadi  anak sholeh, sehat selalu, selamat dunia akhirat…
Maafkan kami jika belum bisa menjadi orang tua yang baik bagimu…
Tapi yakinlah..bahwa kami selalu berusaha untuk selalu menjadi yang lebih baik dan menjadi yang terbaik untukmu…anakku…“ASLLAN VEDA TECTOLAEIS”

Yup, hari ini tepat tiga tahun usia Asllan…
Sudah mulai sekolah, sudah mulai senang dengan acara tiup lilin. Maka tidak ada salahnya saya dan suami ingin memberikan sedikit acara ulang tahun untuknya..
Mulailah saya dan suami membuat sebuah rencana untuk itu. Kami ingin asllan senang dengan acara tiup lilin namun tidak memberi pesta yang terlalu mewah untuk anak seusia Asllan. Perlahan kami ingin mengenalkan acara ulang tahun kepada Asllan.
Akhirnya kami putuskan untuk mengadakan acara tiup lilin di rumah pada hari ultahnya Asllan (Sabtu) dan membagikan sedikit syukuran untuk teman dan guru Asllan di sekolah pada hari Senin.
Untuk acara tiup lilin, saya beli kue tart black forest diameter 15 cm seharga Rp. 45.000,-. Belinya mendadak saja bukan kue yang dipesan terlebih dahulu. Untuk kelengapannya kami juga beli lilin angka 3 seharga Rp. 3.500,-. Belanja kue tart dilakukan di sore hari setelah Asllan bangun tidur dan sudah mandi tentunya. Selepas sholat Maghrib kami pasang lilin di kue tart Asllan dan menyanyikan lagu tiup lilin dan potong kue…Alhamdulillah Asllan seneng dengan acara tiup lilin yang sederhana ini..begitu juga dengan acara potong kue. Tapi kue yang dipotong Asllan tidak dikasihkan ke Ayah atau Bunda tapi untuk Asllan sendiri…
Untuk acara hari Senin, kami memesan nasi kuning di tempat langganan. Menu nasi kuningnya adalah nasi kuning, telur dadar, kacang goreng, abon, kering tempe, sambal goreng ati ampela, ayam goreng tepung, timun, daun sledri, dan kerupuk. Untuk anak – anak dengan menu yang sama hanya saja tanpa sambal goreng ati dan ampela. Kemasan untuk anak – anak dibuat pada tempat bekal makan anak – anak dan dimasukkan ke dalam goodie bag. Sedangkan untuk dewasa dikemas di kardus. Harga nasi kuning porsi anak – anak @ Rp 10.000,- sedangkan harga nasi kuning dewasa @ Rp. 15.000,-. Untuk tempat bekal makan anak – anak @ 16.600,-, kerena saya beli 2 lusin maka mendapat diskon 20% sehingga harga menjadi @ 13.300,-. Ucapan terima kasih berupa stiker dengan ukuran menyesuaikan dengan tempat bekalnya. Pesan dan cetak stiker Rp. 6.000,- (hasil kurang lebih 70 buah stiker).
Meskipun hanya syukuran ala kadarnya namun pihak sekolah sangat mendukung kegiatan ini. Sehingga tetap saja dilakukan tiup lilin di sekolah meski tanpa dihadiri ayah dan bundanya Asllan…
Alhamdulillah dengan semua kesederhanaan ini Asllan bisa senang dengan “perayaan ultahnya”.
Sekali lagi selamat ulang tahun anakku…panjang umur, sehat selalu, jadi anak sholeh ya….
Ayah dan bunda sayang Asllan….








                                      

Tuesday, 6 December 2016

ULTAH ke - 2 (31 Oktober 2014)

Tepat pada tanggal 31 Oktober 2014 Asllan genap berusia dua tahun. Saat ini saya dan Asllan sedang berada di Yogyakarta mengingat persiapan saya kembali aktif bekerja lagi. Saat ini Asllan sudah bisa untuk meniup lilin. Sehingga saya membeli kue tart serta lilin untuk ultah Asllan kali ini. Sayangnya Ayah sedang di Kalimantan dan tidak bisa pulang ke Yogyakarta.
Tapi masih ada kakung, uti, om iko, serta keluarga mbah om. Jadilah kami merayakan ultah Asllan ini secara sederhana. Asllan ikut membantu memasang tulisan happy birthday di dinding. Terlihat senang sekali Asllan mengikuti persiapan kami. Kakung dan uti juga beli ayam bakar untuk makan malam bersama.
Setelah mandi sore tentu saja Asllan terlihat ganteng, dan siap untuk tiup lilin. Terlihat sangat senang sekali Asllan ketika lilin yang dia tiup berhasil padam. Selepas tiup lilin Asllan saya ajarin untuk potong kue. Tapi sayangnya Asllan kurang bersemangat untuk potong kue. Dia masih minta untuk tiup lilin lagi. Hehehehe...
Alhamdulillah Asllan mendapatkan hadiah berupa mobil – mobilan besar yang bisa dinaikin, laptop dan peralatan dokter – dokteran.
Selamat ulang tahun Asllan....panjang umur, sehat selalu, dan sukses selalu menyertaimu. Aamiinn..

LUV U nak....