Wednesday, 29 January 2014

AQIQOH (7 Nopember 2012)

Aqiqoh adalah serangkaian ajaran Nabi Muhammad SAW untuk anak yang baru lahir yang terdiri atas mencukur rambut bayi, memberi nama dan menyembelih hewan. Adapun hewan untuk aqiqoh ini biasanya kambing dengan syarat cukup umur (kira – kira berumur 1 tahun), boleh jantan atau betina, tidak cacat, disunahkan dimasak terlebih dahulu. Jumlah hewan aqiqoh untuk anak laki – laki dua ekor sedang untuk anak perempuan satu ekor. (sumber : aqiqoh nurul hayat)
Dua ekor kambing telah dipersiapkan sejak kemaren sore untuk acara aqiqohnya Asllan. Dan pada malam ini tepatnya setelah Isya akan diadakan pengajian dalam rangka aqiqoh Asllan. Acara dilaksanakan di masjid deket rumah uti. Ini merupakan perjalanan pertama Asllan keluar rumah. Ayahnya mempersiapkan semua baju – baju Asllan berikut perlengkapan lainnya. Takutnya Asllan nanti rewel/pipis.
Sesampainya di masjid aku bernafas lega karena Asllan anteng aja selama perjalanan ke masjid. Aqiqoh Asllan ditandai dengan pemotongan rambut secara simbolis. Pemotongan rambut dilakukan oleh ustadz dan jamaah yang dituakan. Asllan digendong utinya, aku mendampingi dengan membawa gunting serta mangkok untuk tempat rambut yang telah digunting. Pengguntingan pertama dilakukan oleh kakung alias papaku, dilanjutkan oleh ayahnya Asllan, pakdhenya Asllan, perwakilan jamaah yang dituakan serta ditutup oleh ustadz yang memimpin acara ini. Alhamdulillah Asllan masih tertidur pulas bahkan sampai acara pengajian itu selesai.

Sebagai info aja, pemotongan rambut pada aqiqoh ini hanya dilakukan sedikit saja, karena nantinya pada usia 35 hari (selapan) rambut Asllan akan dicukur habis /digundul/diplontos dan semua potongan rambut itu akan ditimbang beratnya untuk dijadikan taksiran sodaqohnya Asllan.


Thursday, 16 January 2014

PUPUTAN (5 Nopember 2012)

Entah kenapa hari ini badanku mulai terasa tidak enak. Perut kayak mules, kembung, punggung dan pinggang belakang terasa pegal sejak pagi menjelang siang. Kucoba bertahan demi Asllan...aku gak mau sakit....
Pukul 18.55 Asllan pipis. Dan Alhamdulillah pada saat aku buka dan nggantiin popoknya, ternyata bekas tali pusarnya dah lepas...J Orang Jawa bilang seh “puputan”.
Hemmm....apa mungkin ketidaknyamanan perutku tadi ada kaitannya dengan puputnya Asllan ya? Secara selama 40 minggu kami saling dihubungkan oleh tali pusar tadi...Wallahualam...

Wujud bersyukur kami atas puputnya Asllan di umur 5 hari adalah dengan acara syukuran kecil – kecilan yaitu membagikan nasi urap ke tetangga sekitar. Acara ini dilakukan pukul 09.00 WIB hari berikutnya (6 Nopember 2012) dengan tujuan memberi kabar gembira tentang puputnya Asllan dan mohon doa agar Asllan menjadi anak sholeh, alim, nurut sama Ayah Bundanya, membantu Ayah Bundanya, sehat selalu, selamat dunia akhirat, rajin, jujur, berilmu pengetahuan, bijaksana dan tanggung jawab...amien....(hehehe...harapannya banyak amat ya? Boleh kan? Namanya juga harapan orang tua kepada anaknya...J)


NASIB SI ANAK KUCING (7 Desember 2012)

Masih ingat ama anak kucing yang diturunkan papa dari atas genteng àpostingan sebelumnya? Nah kali ini cerita tentang anak kucing itu lagi...
Sepulang dari klinik hewan yang aku datangi, aku mampir ke minimarket untuk beli susu SGM LLM sesuai rekomendasi dokter hewan di klinik itu. Dan masih menurut dokter tersebut, untuk anak kucing seusia yang aku temukan hanya bisa minum dengan spuit. Untuk bisa bertahan hidup si anak kucing harus minum susu 3 jam sekali. Wah, kayak nenenin Asllan aja ya??. Karena aku berkonsentrasi dengan Asllan akhirnya papalah yang “menyusui” si anak kucing.
Cuaca di Yogya akhir – akhir ini dingin dan sering turun hujan. Agar si anak kucing gak kedinginan, kalo malam hari dia dibawa masuk rumah dan ditaroh di garasi. Tapi manusia hanya bisa berusaha dan Allah yang akan menentukan segalanya. Pagi ini ketika papa mau “menyusui” si anak kucing, ternyata dia sudah terbujur kaku. Dia sudah mati L. Sedih juga tau dia mati. Kemudian si anak kucing kami kuburkan di halaman depan rumah...

“maafin kami ya anak kucing kecil...kami sudah berusaha untuk merawatmu, tapi memang kasih sayang dan dekapan hangat indukmu adalah yang terbaik untukmu...”

KISAH SEEKOR ANAK KUCING (3 Desember 2012)

Sudah satu minggu ini terdengar suara anak kucing di atas genteng...hemmm...jangan – jangan itu anaknya Ichyx (kucing keliarga kami)? Namun dua hari terakhir kok cuma tinggal suara satu anak kucing aja ya? Mana ribut terus gak berhenti sepanjang hari dari pagi sampai malam. Kemana seh induknya neh?K K
Karena terlalu berisik pukul 09.00 WIB, papa naek ke atas genteng dan dibawalah si anak kucing itu. Lalu ditaroh di teras di dalam kardus dengan alas kain. Masih kecil sekali anak kucing ini, matanya belum melek, kupingnya juga masih kecil, masih keliatan kalah tinggi ama kepalanya. Kasihan banget ya? Kalopun diturunin tapi gak disusuin induknya pasti mati juga kan?.
Akhirnya menjelang maghrib saya dan adik membawa anak kucing itu ke klinik hewan terdekat dari rumah dengan naek motor. Dia hanya kugenggam dan kulapisi kain agar tidak kedinginan. Hemm...di tengah jalan dia ngeong...ngeong...dan berusaha untuk keluar dari genggamanku. Kepalanya berontak dan ternyata menuju ke nenenku. Di situ dia mulai mengenyot bajuku...Ya Allah...bahkan hewanpun sangat membutuhkan induknya untuk bertahan hidup. Betapa berartinya kehadiran seorang ibu.
Malangnya, klinik tadi tidak menerima si anak kucing karena masih terlalu kecil dan perlu tenaga ekstra untuk memberinya minum susu pake spuit (suntikan tanpa jarum). Disarankan aku memlihara sampai dia bisa makan, baru diserahkan ke klinik lagi.
Ok deh, berusaha dulu ajalah. Perkara bisa hidup/tidak itu sudah kehendak-Nya.


INDAHNYA BERBAGI (3 Nopember 2012)

Hari pertama buat Asllan ketika dia membuka mata dan berada di rumah uti untuk melakukan aktifitasnya....
Aktifitas pertamanya adalah mandi pagi. Namun yang namanya ibu baru harus mandiin anaknya yang juga baru lahir...haduhhh....ammmpuuunnn dehhh...LL maka dari itu untuk mandiin Asllan aku minta bantuan bidan dari RS dimana Asllan lahir. Bu Tinah namanya. Hemmm...Asllan masih takut air neh...pas dimandiin Bu Tinah Asllan langsung nangis keras, n tangisan itu mereda (belum berhenti lho...) pas Asllan masuk ke ember air angetnya..hehehe..JJ
Selain mandi, aktivitas Asllan yang laen adalah pipis, eek, nangis, bobok n nenen.. Nah, siang ini pas lagi nenenin Asllan aku ditelfon Bu Tinah untuk minta ASIku. Ada anak baru lahir di Bakti Ibu dengan kondisi prematur (usia 7 bulan), dan BB hanya 8,5 ons!!. otomatis masuk inkubator donk....L Dia dilahirkan karena ibunya terkena eklampsia (keracunan kehamilan) tensi tinggi 156/100.. Dan ternyata anak ini adalah anak dari pasien di samping kamarku pas melahirkan dulu (kunti 1). Kasihan banget ya kondisi anak ini.... Meski aku belum pernah memerah payudara baik dengan marmet maupun pompa tapi aku tetap bertekad untuk memerah ASIku dan membantu anak itu. Kuperahlah payudara kiriku (yang kanan selesai dinenen Asllan) dan hanya menghasilkan 5ml tapi cukuplah untuk anak yang baru lahir. Kapasitas lambung anak baru lahir kan hanya 5 sd. 7ml. Dengan amat ikhlas kubisikkan ke Asllan untuk berbagi ASI karena ada “adek” yang lebih membutuhkan.
Alhamdulliah di usia Asllan yang baru 3 hari dia sudah mau berbagi untuk sesamanya. Dan Alhamdulillah juga dalam keterbatasan ASIq yang belum melimpah (maklum masih ibu baru) namun sudah bisa didonorkan untuk yang membutuhkan.

Terima kasih ya Allah atas anugrah-Mu dan semoga ASIku yang tidak seberapa jumlahnya itu bisa bermanfaat untuk anak tadi..Amien....

Sunday, 12 January 2014

AMAZING....!!!! (1 Nopember 2012)

Ini adalah malam kedua Asllan bobo sama saya. Tentunya dengan posisi dia di sampingku dan suamiku ada di bed sebelah. Sebenarnya menurut info yang saya dapat, bayi baru lahir itu mempunyai cadangan makanan dari plasenta untuk 2 x 24 jam. Jadi dia mampu untuk bertahan hidup selama 2 x 24 jam meski tanpa asupan apapun. Jadi untuk ibu yang ASInya belum keluar setelah melahirkan tenang saja tidak perlu khawatir. Karena sebenarnya ASI yang merembes itu (namanya kolostrum) dan justru itulah cairan terpenting dari ASI yang sangat dibutuhkan bayi baru lahir.
Sejak sore setelah lahir (31 Okt 2012) Asllan sudah belajar menyusu dari payudaraku. Kebetulan ASIku sudah keluar sejak usia kehamilanku 8 bulan. Namanya bayi baru lahir, tentu saja Asllan masih belom bisa nenen (ngenyot). Dia hanya menjilati putingku. Aku bantu dia dengan cara memeras areola sehingga ASIku merembes keluar dan Asllan mulai menjilatinya.
Nah, di malam kedua ini sepertinya Asllan sudah mulai sedikit lapar. Kurang lebih pukul 02.00 WIB Asllan menolehkan kepalanya ke payudaraku dan berusaha mencari putingku. Memang tidak langsung bisa ketemu tapi pada akhirnya Asllan bisa menemukan putingku....

Subhanallah....rasanya....anak sekecil itu (baru umur 2hari) sudah membutuhkan aku untuk kelangsungan hidupnya. Meski usaha yang dia punya hanya sebatas menemukan puting dan selanjutnya dia tetap membutuhkan aku untuk merembeskan ASI yang bisa dia jilat. Malam ini pula Asllan belajar ngenyot dengan mau membuka mulut lebar – lebar untuk mempersilakan putingku masuk ke mulutnya...

Friday, 10 January 2014

DETIK – DETIK “KEMERDEKAAN” (31 Oktober 2012)

Sebenarnya sudah sejak semalam aku merasakan kontraksi bahkan semalam pukul 21.00 WIB (30 Oktober 2012). Saat aku buang air kecil, darah segar sudah ada di pembalut yang aku pakai. Aku menunggu telfon rutin dari suami yang rencananya akan membahas kepulangannya besok pagi ke jogja untuk mendampingi persalinanku melahirkan buah cinta kami sekaligus membahas kapan sebaiknya aku berangkat ke rumah sakit mengingat aku juga telah mengalami flek sejak 5 hari yang lalu. Meski darah telah keluar namun aku masih bisa menahan sakitnya kontraksi yang terjadi, karena saat itu kontraksi yang kualami masih sama seperti aku mendapat haid tiap bulannya. Pinggang belakang yang pegal tiap 5 menit masih bisa hilang ketika kugunakan untuk berjalan atau duduk. Memang sebelumnya aku telah sharing dengan teman2 yang sudah melahirkan terlebih dahulu. Ternyata fase pembukaan 1 sd. 5 itu berjalan lama. Bahkan jika kita berangkat ke rumah bersalin dan masih pembukaan 1 biasanya kita masih diperbolehkan pulang. Mengingat cerita tersebut aku berniat untuk berangkat ke rumah sakit besok pagi saat matahari sudah nongol (31 okt 2012), tapi dengan catatan tidak terjadi apa2 alias kondisiku baek2 aja. Dan untuk mengumpulkan tenaga, malam itu aku berusaha untuk tidur dan “ngomong” dengan anakku untuk bisa lahir setelah ayahnya nyampe jogja jadi bisa ditungguin ayahnya...hehehe...J
Pukul 03.00 aku krasa ingin buang air kecil, n jam segitu adalah kebiasaan ortuku untuk sholat malam. Segera saja aku memberitahu tentang kondisiku tak lupa aku meyakinkan beliau bahwa aku masih kuat untuk menahan sakitnya kontraksi.
Hemmm...semakin lama kontraksi itu memang semakin sakit, dan mungkin inilah saatnya aku berangkat ke Rumah Sakit. Untung saja perlengkapan melahirkan sudah kupersiapkan dalam satu tas khusus sejak beberapa waktu lalu, jadi sekarang tinggal bawa aja dehhh...C CC. Pukul 07.00 WIB aku berangkat dari rumah bersama ortuku dan om (suamiku masih dalam perjalanan ke Bandara Pangkalan Bun). Pukul 07.15 WIB sampailah aku di RS. Bakti Ibu Golo dan langsung masuk kamar bersalin untuk dilakukan pemeriksaan dalam. Pukul 07.25 WIB diketahui bahwa aku sudah bukaan 5...!!! Heemm,,,masih ada waktu buat makan neh, sebagai persiapan tenaga nantinya. Dan akhirnya aku makan soto di dalam kamar bersalin...J J. Suamiku langsung kuberitahu bahwa aku sudah bukaan 5, dan pasrah kalau anak kami lahir sebelum ayahnya sampai di RS, yang penting kelahiran bisa berjalan normal, mudah dan lancar. Namun diam-diam aku “berkoordinasi” dengan anakku agar bisa lahir setelah ayahnya nyampai di RS...hehehe..J JJ
Kontraksi semakin menghebat neh...!!! dan kali ini aku sudah mengatakan bahwa ini “sakit banget”...!!! Pukul 10.05 dilakukan pemeriksaan dalam lagi dan aku sudah bukaan 8...!!! sejak itu pula sakitnya semakin banget...bangeeet...bangeettt...perawat yang jaga memperkirakan aku melahirkan sekitar pukul 12 siang ini. Wah...jam segitu suamiku baru landing di Solo neh..bisa saja aku melahirkan lebih cepat dari perkiraan perawat kan? Ya sudahlah aku ikhlaskan saja kalau anakku lahir sebelum ayahnya nyampe RS.
Sakit kontraksi yang semakin menghebat membuat aku serasa ingin mengejan. Namun hal itu dilarang dilakukan karena akan menjadikan jalan lahir bengkak dan bisa saja menghambat proses persalinan itu sendiri....haduhhh...nahannya itu lho yang susah banget...!!! Pukul 11.15 aku diperiksa lagi dan Alhamdulillah aku sudah bukaan sempurna alias bukaan 10. Segera saja dokterkku (Prof. Anwar) dikabari. Pukul 11.30 Prof Anwar masuk ruang bersalin dan segera dimulailah proses persalinanku. Pukul 11.40 anakku lahir dengan normal meski ada sedikit vakum karena kepalanya masih jauh sedangkan aku sudah bukaan sempurna. Hal itu terjadi karena tali pusarnya pendek sehingga terjadi tarik menarik antara bayi dan tali pusar. Anakku berjenis kelamin laki – laki dengan berat 3,4kg, panjang 48cm, dan lingkar kepala 33 cm. Hebohnya lagi pada saat anakku lahir yang nungguin Cuma ibuku dan kakak iparku, sedangkan pakD anakku dan papaku sedang sholat Dhuhur. Jadi yang mengadzani anakku untuk pertama kali adalah ibuku alias utinya...
Setelah aku dibersihkan aku melakukan IMD dengan anakku. Dia ditidurkan di dadaku, tapi dia malah tertidur sambil bercerita sebelumnya. Eh, cerita disini maksudnya suara bayi yang ah..eh..oh..itu lho...BJ. Pada saat IMD itulah aku bisa menelfon suamiku yang sudah berada di dalam taxi untuk perjalanan dari bandara Solo menuju terminal Solo. Aku mengabarkan kalo anak kami sudah lahir n sekarang sedang IMD. Kuminta dia untuk mengadzani anaknya meski via telfon. Tak lama kemudian pakD n kakungnya datang n mengadzani juga. Tepat satu jam anakku tidur di dadaku dia mulai bangun n mencari putingku. Dia mengecup2 dadaku..tapi dia gak berhasil menemukanputingku. Lucunya justru tangannya yang meremas2 putingku..”hehehe...IMD kita berhasil sebagian ya Nak”
Pukul 14.00 WIB aku dipindahkan ke kamar perawatan yaitu kamar Kunti 2 dengan naek kursi roda. Setelah berganti pakaian aku diperbolehkan istirahat. Tepat pukul 15.00 WIB suamiku datang dan langsung menghampiriku. Kemudian dia melangkah ke ruang bayi untuk melihat, menggendong dan mengadzani anaknya.

Alhamdulillah lengkap sudah kebahagiaan keluarga kecil kami dengan lahirnya anak pertama kami yang bernama “ASLLAN VEDA TECTOLAEIS” yang berarti “anak ayah bunda yang berilmu pengetahuan dan bijaksana”. Malam ini Asllan sudah tidur di sampingku.. Terima kasih Ya Allah atas karunia dan anugrah yang telah Engkau berikan kepada kami. Bantu kami untuk tetap berada di jalan-Mu selama kami menjalani hidup ini. Jadikan anak kami menjadi anak yang sholeh, alim, hormat dan nurut sama ayah bundanya, berilmu pengetahuan dan bijaksana, pintar, jujur dan tanggung jawab. Amien...