Monday, 5 January 2015

2015



Hemm…tidak terasa kita sudah memasuki tahun 2015. Tahun baru memang identik dengan resolusi. Sebenarnya seberapa penting sih resolusi tersebut? Atau hanya untuk sebuah gaya biar tidak dibilang ketinggalan jaman? Semua kembali kepada pribadi masing – masing ya…tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar selama kita bertanggung jawab atas pilihan tersebut.
Jujur saja, resolusi bagi saya mulai terasa penting akhir – akhir ini. Lho, kenapa baru akhir – akhir ini saja terasa penting? Karena selama ini saya menjalani hidup ya seperti air mengalir saja… Namun semua berubah semenjak saya juga berubah status menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu. Ya jelaslah, sekarang kan sudah tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri saja. Ada sebuah keluarga kecil yang harus dijadikan prioritas dalam membuat sebuah keputusan apapun itu.
Nah, saat seperti itulah yang membuat saya menjadi berfikir bahwa sebuah resolusi itu penting. Dimana saat kita membuat resolusi pastinya ada sebuah harapan yang menyertainya. Harapan untuk menjadi lebih baik dalam semua hal. Harapan bahwa semua kegagalan maupun kesalahan yang sudah terjadi tidak akan terulang lagi. Dan penanda itu biasanya dimulai pada tahun baru. Dengan harapan selama satu tahun ke depan kita bisa mencapai semua harapan yang telah kita rencanakan sebelumnya. Jadi dalam menjalani hidup sehari – hari ada tujuan atau target yang menjadi semangat bagi kita.
Untuk semua pembaca setia blog, saya ucapkan selamat tahun baru 2015 semoga kita bisa menjadi pribadi lebih baik lagi…….



(foto by: dpbbmterbaru.com)


Wednesday, 17 September 2014

Mieswa Goreng


Bahan :
©       100 gr miswa (2 unting)
©       100 gr wortel, cincang halus
©       1 batang daun bawang, cincang halus
©       1 butir telur
©       800 ml air
©       6 siung bawang putih
©       14 butir merica
©       Pala secukupnya
©       Gula pasir secukupnya
©       Garam secukupnya

Cara :
1.       Haluskan bumbu : bawang putih, pala, merica, garam.
2.       Tumis bumbu halus hingga harum
3.       Masukkan telur, diaduk hingga rusak
4.       Tambahkan air dan gula pasir
5.       Masukkan wortel hingga empuk (air tinggal setengahnya)
6.       Tambahkan miswa, aduk hingga mengental dan kalis
7.       Masukkan ke dalam cetakan (bisa loyang atau cetakan plastik) dan dinginkan
8.       Potong – potong ketika hendak digoreng
9.       Masukkan ke dalam telur yang telah dikocok lepas
10.   Goreng hingga matang





Brownies Kukus Free Gluten


Bahan :
©       42 gr tepung beras
©       12 gr tepung kanji/tapioka 
©       6 gr maizena
ketiga bahan di atas bisa diganti dengan 60 gr tepung mocaf
©       40 gr coklat bubuk
©       100 gr gula pasir
©       50 gr minyak goreng
©       2 butir telur
©       2 kuning telur
©       ½ sdt garam

Cara :
1.       Campur tepung – tepungan dengan coklat bubuk dan garam. Aduk rata
2.       Olesi loyang ukuran 18 cm dengan minyak goreng, alasi dengan kertas roti dan olesi kembali dengan minyak goreng.
3.       Panaskan dandang dengan api kecil. Jangan lupa tutup dandang ditutup dengan kain agar uap air tidak menetes pada adonan
4.       Mixer : gula pasir dan telur dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan kental ± 20 menit. (jika dituang adonan tidak jatuh)
5.       Masukkan tepung dan minyak secara bergantian dan bertahap. Setiap selesai memasukkan tepung lakukan aduk balik menggunakan spatula. Tambah minyak lalu aduk balik lagi. (lakukan sebanyak tiga kali).
6.       Tuang adonan ke dalam cetakan, lalu kukus 30 menit dengan api sedang.

7.       Angkat dan keluarkan brownies dari dandang. Biarkan dingin (± 3 jam) baru keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.

Agar - Agar Mangga


Bahan :
 1 sdt agar – agar plain
 ½ buah mangga dihaluskan (bisa diganti buah yang lain)
 1½ sdm gula pasir (skip untuk anak di bawah 1 tahun)
 200 ml air

Cara :
1. Campur semua bahan jadi satu. Aduk rata
2. Masak di atas api kecil sampai mendidih sambil terus diaduk
3. Tuang dalam cetakan, dinginkan hingga mengeras.
4. Masukkan dalam kulkas untuk penyimpanan agar lebih awet.